Hospitalis Restaurant & Bar

By venny-first-diary,blogspot.com - Tuesday, March 03, 2015


Semester lalu, aku pernah mengunjungi salah satu restoran yang mempunyai konsep unik ala rumah sakit dikawasan Jakarta Selatan. Tempatnya cukup jauh dari tempat tinggalku di Gading Serpong, tetapi akhirnya kita bisa sampai juga ke restoran ala rumah sakit ini untuk mencicipi hidangannya yang terkenal beserta merasakan suasana makan rumah sakitnya. Sekali-kali mencicipi masakan dengan gaya baru rasanya bukan ide yang buruk. Mengusung tema Hospitalis, restoran ini tampak begitu unik dengan mengekspresikan suasana rumah sakit disetiap sudut design didalam restoran ini.



Readers pernah dengar restoran bertemakan rumah sakit yang seluruh design interior beserta peralatan makanan sampai pramusajinya memakai seragam suster dan dokter di rumah sakit? Nah, di Hospitalis Restaurant & Bar menyajikan konsep tersebut. Restoran ini sempat sangat booming diinternet karena konsepnya yang unik dan menarik. Hospitalis Restaurant & Bar beralamatkan di jalan K.H. Achmad Dahlan Raya No 31, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Patokannya dekat lampu merah dan restonya berada ditepi jalan, didepan Alfamart sehingga tidak begitu sulit untuk menemukannya.


bahkan dari pintu masuknya, kita tahu tempat yang kita datangi adalah rumah sakit.
very creative :)

Saat berjalan memasuki restoran ini, hal pertama yang kurasakan adalah penerangannya agak sedikit remang-remang.. pencahayaannya hanya mengandalkan beberapa bola lampu berwarna emas redup dan juga matahari yang bersinar melewati kisi-kisi jendela. Sehingga jika kalian yang pergi mengunjungi restoran ini dalam kapasitas 1-4 orang pada saat siang hari akan sulit menikmati selfie dan berfoto ria didalam restoran. Satu-satunya tempat pencahayaan yang paling bagus menurutku adalah dikursi berkapasitas 5-10 orang yang posisinya paling dekat dengan jendela. Soalnya kami tidak diperbolehkan duduk disana karena kapasitas kami hanya berjumlah 3 orang. Sayang sekali mengingat sulitnya mengambil foto direstoran unik ini.

sudut yang bagus untuk berfoto
lihat, pencahayaannya bagus kan disana? 

design interior dinding

virgin mexican dimeja sebelah
banyak banget yang memesan minuman dalam kantong transfusi darah ini
nggak heran sih soalnya unik 

Sabtu itu restoran cukup ramai dan meja-meja dipenuhi oleh banyak anak muda sehingga proses pengorderan makanan agak sedikit lambat.

Nah.. pasti readers banyak yang bertanya-tanya, apa yang unik dari restoran ini? lihat saja disekeliling ruangan, meja-meja dan kursi banyak didominasi warna merah dan putih dimana kursinya sendiri adalah kursi roda yang disulap menjadi kursi duduk untuk pengunjung. Lampu-lampu operasi yang bertengger diatas langit-langit, alat ukur tekanan darah, wadah untuk menyimpan sendok, garpu dan sumpitnya persis seperti wadah untuk menyimpan alat-alat ketika operasi pasien, peralatan laboratorium sampai tabung infus juga tersedia disini. Segala pajangan dan aksesoris didinding juga didesign menyerupai ruangan rumah sakit. 


Untuk bagian outdoornya, terdapat dua meja disisi kiri dan kanan yang bisa digunakan untuk para smookers yang ingin menikmati hidangan disini. Kapasitas meja diluar bisa dipakai untuk 3-4 orang pengunjung. 

waitress berpakaian suster rumah sakit
sibuk melayani pengunjung

Sebenarnya agak sedikit diluar perkiraan karena ukuran restoran ini terlihat lebih kecil daripada yang sering diposting diinternet. Dari segi luasnya tempat, Hospitalis Restaurant luasnya seperti dua ruko kecil yang digabung menjadi satu. Aku pikir restorannya cukup luas, namun ekspektasiku rupanya terlalu besar karena ukurannya termasuk kecil untuk sebuah restoran yang cukup terkenal dikalangan anak muda.

Meja tempat makannyapun agak sedikit kurang nyaman karena space-nya dengan meja disebelah hanya berjarak beberapa sentimeter, cukup berdempetan menurutku. Sehingga jika kita mau selfie agak sedikit canggung karena jarak meja yang satu dengan meja yang lain lumayan dekat. Juga, satu catatan lagi soal kursinya yang panjang tetapi kurang lebar untuk ditempati. Spacenya memang hanya ‘tok’ untuk duduk tegak sehingga sedikit kurang nyaman diduduki sambil makan.  

Konsep dapurnya dibuat terbuka, sehingga kita para pengunjung bisa melihat langsung kondisi dapur saat proses memasak sampai proses serving. Dapurnya cukup bersih dan terorganisir, begitu juga untuk memperkuat konsep restoran yang diusung, semua staff terutama pelayannya menggunakan pakaian ala suster dan juga ala dokter dirumah sakit.


Jenis makanan di Hospitalis Resto & Bar cukup beragam, menyediakan makanan ala Barat, Asia seperti makanan Jepang dan juga tentu saja masakan Indonesia. Kalau untuk minuman, variasinya lebih banyak dan menarik, bahkan disini juga menyediakan Beer sampai Wine yang jenisnya lumayan lengkap.

Untuk harganya sendiri cukup bervariasi dan bermain diangka rata-rata menengah ke atas. Artinya tidak bisa dibilang murah ataupun mahal banget, tergantung pesananmu. Rangenya bermain diangka IDR 21.000- 60.000, tetapi jika kita tilik dari segi tempat yang ditawarkan, harganya cukup masuk akal. Hanya saja tax dan juga biaya service yang dikenakan lumayan mahal. Biayanya sekitar 10% untuk tax dan 10% untuk service yang totalnya bisa digunakan untuk membeli satu porsi lagi makanan/minuman direstoran ini.  

Spaggeti Salmon dan Mushroom
Idr 52k


Tekstur spagettinya sendiri sangat lembut dengan saus creamy yang begitu kental sehingga membuat perut kita begitu cepat kenyang. Rasanya standar, hanya saja untuk pecinta makanan asin, harus ditambahkan saus sebagai pelengkap rasa dari makanan ini. Salmonnya cukup lebut, begitu juga dengan mushroomnya. Secara keseluruhan, spaggeti ini cukup lezat.

kita butuh sausnya agar rasa spagetti semakin nendang
tempat saus cabenya benar-benar unik, mirip jarum suntik raksasa

Virgin Mexican Blood
idr 31k

Minuman ini yang paling membuatku penasaran sekaligus merasa agak horor melihat presentasinya. Virgin Mexican Blood ini terpacking dalam tiang infus dan kantong darah yang lengkap dengan gelas berukuran sedang ditiang infusnya. Rasanya unik dan segar dengan sedikit campuran lime, nanas dan juga anggur yang pas dilidah. Konsistensi dari minuman ini begitu kuat dan pas, rasa asam dan manisnya balance sehingga menu ini banyak diminati sebagian besar pengunjung direstoran ini. Untuk satu kantong darah Virgin Mexican Blood dapat dinikmati sampai 2 kali/ 2 gelas.





5 stars for the presentation
so creative and cool
the new way to drink lol:p


Untuk anak-anak muda yang mencari tempat baru dengan suasana yang berbeda dari restoran lainnya, come and visit Hospitalis Restaurant & Bar. Untuk hari biasa, Hospitalis Restaurant & Bar buka dari jam 11 pagi sampai jam 12 malam. Tetapi kalau menjelang weekend, Hospitalis Restaurant & Bar tutup lebih malam yaitu sampai jam 00:02 dini hari. 










  • Share:

You Might Also Like

0 komentar